Minggu, 05 Juli 2015

Cinta 3 dunia #27

Salah gaul


Dalbo kini sedih, dan Tuyul mencoba menghiburnya

"Maaf, aku gagal fokus." Jelas Tuyul.

"Kenapa kamu jahat sama aku." Tanya Dalbo yang berdiri dan tertunduk menatap Tuyul yang lebih kecil darinya.

"Bukannya aku jahat, tapi coba pikir deh. Jadi presiden itu ribet banget, harus keliling kesana kemari, ngurusin ini itu, tapi akhir-akhirnya hanya disalahin. Aku ga mau kamu menanggung beban besar seperti itu, ntar kamu bisa-bisa jadi kurus karna galau ntar jadinya kan aneh. Jadi punya sebutan Dalbo salah gaul." Jelas Tuyul meyakinkan Dalbo.

Rabu, 10 Juni 2015

Cinta 3 dunia #26

Suara


 Kini peserta calon presiden pun hanya tinggal dua, yaitu kuntilanak dan Viko (jelmaan babi ngepet)

"ayo!" Tuyul menunjuk ke arah Viko, "Kamu mau menyanyikan lagu apa malem ini?"

"Ehm..." Viko berfikir sejenak, "Enaknya lagu apa ya?"

"Bisa jadi." Celetuk Genderuwo.

Minggu, 07 Juni 2015

Cinta 3 dunia #25

Masa!?


"Oke, jadi kalian mau terus atau menyerah?" Tanya Vampir pada Viko dan Kuntilanak.

"Kami..." Jawab Viko dan Kuntilanak meragu.

"Lanjut! Lanjut! Lanjut!" Tuyul menyoraki mereka.

Hantu lain yang menonton juga mengikuti Tuyul untuk menyemangati mereka

Cinta 3 dunia #24

Romantis


"Jadi, silakan promosikan diri kalian masin-masing, dimulai dari Viko." Genderuwo menunjuk ke arah Viko.

Viko maju beberapa langka ke depan, "Aku nggak tau harus bilang apa, tapi akan aku usahakan yang terbaik untuk kalian." Jelas Viko datar, lalu para hantu wanita menyoraki nama Viko diakhir kata. "Terima kasih." Lanjutnya dan kembali ke posisinya awal, di seb

"Silakan, berikutnya, Kuntilanak" Genderuwo menunjuk ke arah Kuntilanak.

Jumat, 05 Juni 2015

Cinta 3 dunia #23

Para kandidat


"Oke, sekarang sudah kami tetapkan siapa saja kandidatnya!" Kata Genderuwo di atas gundukan tanah yang menyerupai sebuah panggung.

"Tunggu, apa dia yang menjadi pembawa acaranya?" Seru Pocong bingung.

"Tentu saja, kata para hantu cara dia berbicara dan mengomentari cukup unik saat ada lomba lompat. Sayang aja kupingku tersumbat." Jelas Vampir datar.

Sabtu, 30 Mei 2015

Cinta 3 dunia #22

Tai


"Viko! Viko! Viko!" Sorakan para hantu wanita.

"Kuntilanak!" Seru Genderuwo menyoraki Kuntilanak.

"Viko!" Seru Kuntilanak menyoraki Viko yang tadinya menjelma jadi Babi Ngepet.

"Dalbo! Dalbo! Dalbo!" Seru Tuyul menyoraki Dalbo.

Selasa, 12 Mei 2015

Cinta 3 dunia #21

Uang


"Kenapa manusia itu ada disini terus?" Seru Pocong menatap sinis pada pria yang tadinya Babi Ngepet. Pria itu terus menerus dikerubungi olehh para hantu wanita.

"Bakpo, bakpo, bakponya masih anget nih." Seru Vampir sambil keliling membawa gerobak berisikan bakpo.

"Aku minta satu." Seru Tuyul yang mendatanginya.

Cinta 3 dunia #20

Rival baru lagi


"Aku keren kan." Seru Drakula sambil memainkan alisnya ke penonton kosong, "Eh, kemana orang-orang?" Lanjutnya bingung.

Asap yang mengepul tadi perlahan mulai hilang, ada 2 bayangan tampak dalam asap itu.

"Uhuk, uhuk." Batuk Kuntilanak, "Waahh." Serunya menatap makhluk itu.

Cinta 3 dunia #19

Asap


Mulut Babi Ngepet bergetar kecil, hidungnya bergetar hebat. Sepertinya ada suatu kata yang sangat berat untuk diucapkan.

"Apa? Kamu mau bilang apa?" Tanya Kuntilanak yang menatap Babi dengan serius.

Genderuwo dan juga Pocong menatap serius pada Babi, Vampir tetap senam aerobik dengan tempo cepat kebingungan dengan upilnya makin gatal.

Jumat, 08 Mei 2015

Selasa, 05 Mei 2015

Aku bukan detektif #4

Jebakan


Meet n Greet pun dimulai,
Dengan sepanduk tertuliskan : Detektif baru dengan insting baru akan memecahkan kasus pembunuhan calon dekan.

"Ehem." Aku berdehem tak tau harus mulai berbicara apa. Aku menatap ke arah Jack yang duduk di sebelah kiriku. Dia tersenyum sambil memberi aba-aba untuk segera bicara. Tapi apa yang harus aku bicarakan. Meet n Greet diadakan di salah satu ruang kelas di kampusku ini. Kenapa ga di aula kampus? Ya karena disana sudah diadakan acara Developing Personal apalah itu, aku ga tau dan ga mau tau. Karena acara itu aku jadi terasingkan di ruang kelas ini dengan hanya ada dua orang yang mendatanginya, yaitu aku dan Jack.

Cinta 3 dunia #18

Senam


Kuntilanak yang melihat babi yang terbaring lemah di lengan Genderuwo merasa ada sesuatu yang salah pada dirinya, cemas, takut, khawatir menjadi satu.

"Babiii!" Seru Kuntilanak mendatangi Babi, "Kamu kenapa Babi?" Rengekannya.

"Dia.." Kata Genderuwo lemah.

"Aku ga tanya kamu!" Bentak Kuntilanak.

Cinta 3 dunia #17

Pasir


Lompatan mereka mulai melambat, mereka bergantian memimpin selompat demi selompat.

"Aku gak akan kalah darimu, Suster." Kata Sundel sinis.

"Aku maunya juga seperti itu, tapi apa kamu ga sadar kalo garis akhirnya belum ditentukan?" Jelas Suster.

"Apa!!" Sundel terjatuh.

Cinta 3 dunia #16

Babi!


Genderuwo di kiri dan Babi di bahu kanan Vampir, mereka mengambil benda kuning yang ada di telinga Vampir.

"Ini?!" Seru Genderuwo serius.

"Bisa jadi" Seru Babi serius.

"Hwaa!" Vampir kaget dan menepisnya hingga terjatuh, "Babi kok bisa ngomong!" Lanjutnya kaget.

Rabu, 29 April 2015

Aku bukan detektif #3

Detektif Jack


Hari ini,
Waktunya untuk memakamkan ayah. Jasad ayah yang telah terotobsi memberikan beberapa petunjuk. Aku sengaja membiarkan mereka mengotobsinya. Karena ayah pernah bilang, "Andai kelak aku mati, jangan sia-siakan jasadku. Pergunakanlah untuk mencari petunjuk. Karena ku yakin, suatu saat nanti pasti akan ada penjahat yang mengincarku." Saat itu aku hanyalah seorang bocah polos.

Aku tertunduk menatap tanah tempat ayah dikuburkan. Seseorang dari belakang merangkulku, "Oy, jangan sedih dong." Katanya, aku pun menepis tengannya dan menatapnya. Dia tampak tak lebih tua dari ayahku.

Cinta 3 dunia #15

Kuning


Plakk! Suster menepuk kepala Pocong sebagai tanda pergantiannya. Mungkin lebih tepatnya memukul karna sangat keras menepuknya.

"Suster itu melompat-lompat dengan kencang untuk menyusul sundel lobang yang sudah jauh, apakah dia akan berhasil" Seru Genderuwo mengomentari.

"Bisa jadi" Timpal Babi.

Cinta 3 dunia #14

Tangan


Suster Ngesot yang melihat Pocong ngesot seperti ulat pun sontak kaget hingga terloncat, dia pun kembali menjadi Suster Loncat.

"Pocong masih di posisi terdepan dan Vampir masih tetap di posisi start. Mungkin dia belum tau kalo perlombaan sudah dimulai sedari tadi." Seru Genderuwo.

"Bisa jadi." Seru Babi Ngepet sambil manggut-manggut.

Cinta 3 dunia #13

Ngesot


"Oh, ternyata budek toh." Kata Pocong lemas, "Kalo gini mah, aku udah ga niat lagi nantangin buat balapan."

Tiba-tiba pocong merasakan hawa yang aneh di sekitarnya, hawa ingin membunuh yang sangat pekat.

"Kamu jangan remehin vampir!" Kata itu menghantui pendengaran pocong, kata-kata dari para fans-nya Vampir yang sudah mulai gelap mata.

"Ya udah, lombanya jadi." Seru pocong ketakutan.

Selasa, 28 April 2015

Cinta 3 dunia #12

Maaf


Akhirnya,
Si Pocong menanti lama jawaban dari vampir, entah kenapa wajah vampir menunjukkan kebingungan.

"Kenapa kamu? Takut ya?" Seru Pocong dengan sombongnya.

Tiba-tiba ada pasir dalam botol yang berbicara, "Sepertinya dia tidak tau apa yang kamu bicarakan, aku sendiri begitu saat pertama kali aku disini." Jelas pasir itu, yang dulunya adalah Drakula.

Cinta 3 dunia #11

Rival baru


Malam ini, ada pendatang baru

Lebih seperti pocong versi dua tepatnya. Dia juga suka meloncat, tapi dia berbeda. Bajunya serba hitam, tangan dan kakinya tak terikat, matanya sipit dan memiliki taring.

Dia mulai terbangun dari petinya, kedua tangannya menunjuk kedepan. asap tipis kuburan mengelilinginya, begitu pula para hantu wanita.