Jumat, 08 Mei 2015

Selasa, 05 Mei 2015

Aku bukan detektif #4

Jebakan


Meet n Greet pun dimulai,
Dengan sepanduk tertuliskan : Detektif baru dengan insting baru akan memecahkan kasus pembunuhan calon dekan.

"Ehem." Aku berdehem tak tau harus mulai berbicara apa. Aku menatap ke arah Jack yang duduk di sebelah kiriku. Dia tersenyum sambil memberi aba-aba untuk segera bicara. Tapi apa yang harus aku bicarakan. Meet n Greet diadakan di salah satu ruang kelas di kampusku ini. Kenapa ga di aula kampus? Ya karena disana sudah diadakan acara Developing Personal apalah itu, aku ga tau dan ga mau tau. Karena acara itu aku jadi terasingkan di ruang kelas ini dengan hanya ada dua orang yang mendatanginya, yaitu aku dan Jack.

Cinta 3 dunia #18

Senam


Kuntilanak yang melihat babi yang terbaring lemah di lengan Genderuwo merasa ada sesuatu yang salah pada dirinya, cemas, takut, khawatir menjadi satu.

"Babiii!" Seru Kuntilanak mendatangi Babi, "Kamu kenapa Babi?" Rengekannya.

"Dia.." Kata Genderuwo lemah.

"Aku ga tanya kamu!" Bentak Kuntilanak.

Cinta 3 dunia #17

Pasir


Lompatan mereka mulai melambat, mereka bergantian memimpin selompat demi selompat.

"Aku gak akan kalah darimu, Suster." Kata Sundel sinis.

"Aku maunya juga seperti itu, tapi apa kamu ga sadar kalo garis akhirnya belum ditentukan?" Jelas Suster.

"Apa!!" Sundel terjatuh.

Cinta 3 dunia #16

Babi!


Genderuwo di kiri dan Babi di bahu kanan Vampir, mereka mengambil benda kuning yang ada di telinga Vampir.

"Ini?!" Seru Genderuwo serius.

"Bisa jadi" Seru Babi serius.

"Hwaa!" Vampir kaget dan menepisnya hingga terjatuh, "Babi kok bisa ngomong!" Lanjutnya kaget.